Seru, Pakai Nissan Qashqai Bisa Main PES 2016

Seru, Pakai Nissan Qashqai Bisa Main PES 2016

Jakarta – Fungsi mobil saat ini ternyata bukan hanya untuk berpergian. Dengan perkembangan teknologi, mobil bisa dirancang beralih fungsi sebagai kontroler untuk bermain game. Lho kok bisa? Kemampuan tersebut berhasil diwujudkan oleh kolaborasi Nissan, Konami, dan Sony.

Seperti diberitakan Fortune, Kamis (19/11/2015), dengan menggunakan Nissan Qashqai seorang gamer dengan asyik memainkan Konami Pro Evolution Soccer (PES) 2016 dengan menggunakan setir kemudi dan layar TV di depan mobil. Nissan Qashqai langsung terhubung dengan Sony Playstation 4.

Untuk bermainnya pun mudah, hanya menggunakan setir kemudi, rem, dan pedal gas. Jika pemain ingin melesatkan bola ke gawang, tinggal menginjak saja pedal gas. Sedangkan untuk mengatur arah pemain dalam pertandingan hanya mengatur pola gerakan setir kemudi mobil. Operan bola juga menggunakan pedal rem.

Fitur lain yang digunakan dalam mobil yang awal produksinya dimulai pada 2006 itu adalah tombol telepon pada Nissan Qashqai. Fitur tersebut dapat membuat pemain dapat berlari sprint dalam game. Belum berhenti sampai situ, untuk membuat operan crossing, pemain dapat menggunakan washer lever.

Pihak Nissan Wilayah Eropa mengatakan, project controller dengan PES 2016 adalah salah satu strategi Nissan memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas. Masyarakat dapat merasakan pengalaman dan sensasi dari produk Nissan dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, Nissan merupakan salah satu sponsor UEFA Champion League.

“Misi Nissan adalah menjadi mobil yang paling melekat sebagai brand mobil Asia. Ini membuat kami harus menciptakan platform untuk hidup di dalam budaya dan bergabung bersama dengan konsumen. Target konsumen kami adalah yang senang bermain game dan secara relevan kami membawa nilai tambah untuk game yang mereka mainkan,” ujar Manajer Marketing dan Komunikasi Nissan Eropa Utara, Pia Porko.

“Untuk jangka menengah, bisa saja game ini jadi asesoris atau produk Nissan. Kolaborasi yang menarik antara mobil dengan para penggemar game bisa bermain di mobil kesayangan mereka,” lanjutnya.

 

Iklan

Kenangan Terakhir Ibunda dokter Andra: Dia Minta Dipeluk

Kenangan Terakhir Ibunda dokter Andra: Dia Minta Dipeluk

Jakarta – Meninggalnya Dokter Dionisius Giri Samudra atau yang akrab disapa Andra karena sakit saat bertugas di Kota Dobo, Kepulauan Aru, Maluku menyimpan duka. Keluarga harus kehilangan sosok ceria yang sangat dekat dengan Ibunya itu.

“Sedih tentu iya sudah pasti, tepati saya berusaha tegar dan bangga. Karena semasa hidupnya dia pernah bercerita risiko-risiko yang harus dia ambil sebagai seorang dokter, kalau menjadi dokter itu berat pertaruhannya nyawa bisa tertular penyakit. Tapi saya bangga punya anak seorang dokter,” cerita Ibu Andra, Fransisca Ristansiah (53) di rumah duka, Pamulang Indah, Tangerang Selatan, Kamis (12/11/2015).

Dalam kenanganya semasa, hidup Andra merupakan sosok yang baik, sayang kepada keluarga dan low profile. Tidak ada firasat apapun menjelang kepergian Andra kembali bertugas sebagai dokter di Kepulauan Aru.

“Itu yang membuat saya sedih, tapi firasat ngga ada sama sekali, paling terakhir sebelum dia mau berangkat malamnya tidur sama saya minta dipeluk bilang ngga apa-apa yah saya harus balik kesana karena di sana saya harus masuk bagian RS dan masa libur saya sudah habis,” kenang Ibu Andra.

Bahkan, sebelum kepergian Andra untuk selama-lamanya, ia pernah berjanji akan membelikan mutiara untuk ibunya dengan uang tabungannya sendiri. “Pas kemarin dia pulang dia cerita ‘mah’ nanti kalau duit saya kekumpul lagi saya belikan mutiara buat mamah kan mutiara disana bagus-bagus,” tutur Ibu Fransisca menirukan janji terakhir Andra.

Kini sosok, ceria dan penyayang di keluarga telah tiada. Jenazah Andra sendiri akan disemayamkan di TPU Jeruk Purut pada hari Minggu (15/11), rencananya jenazah andra akan diterbangkan ke Jakarta setelah menggunakan kapal di Kabupaten Tual, Jumat (13/11) besok.
(adit/dra)